Binar Mata Anak Itu

Saya jadi ingat beberapa kenangan masa waktu yang lalu. Kejadian ini muncul kembali dalam hati saya..Saat itu dalam perjalanan pulang ke rumah..Di dalam kendaraan umum... saya melihat seorang anak dalam gendongan ayahnya yang ringkih sepulang kerja. Dari gelagatnya saya tahu mereka belum makan apa-apa ditengah terik mentari itu...seorang buruh rupanya...sepertinya si anak sedang sakit..saya melihat ada yang ganjil pada tubuh si anak tapi tak sempat bertanya kenapa, mungkin bibir saya tercekap karena tak mengenal lawan bicara... Hanya saja yang menyentuh perasaan saya adalah anak tadi tak mengeluh sedikitpun saat sang ayah secara tak sengaja di dalam gendongannya saat akan keluar angkutan kota itu, kepala si anak membentur keras pintu keluar kendaraan..dan saya yakin itu menyakitkan si anak...saya sempat kawatir hendak menanyakan keadaan si anak. Namun mereka keburu berlalu... Si anak ini sungguh mengerti kalau ayahnya tidak sengaja...si anak diam dan di matanya saya melihat betapa dia menahan rasa sakit...menahan luka dirinya...tidak mengeluarkan keluhan perih pun... Namun ada kekuatan cinta dan kasih sayang di matanya yang lelah itu...Dia tahu ayahnya lelah..keringat belum mengering dari baju lusuh ayahnya...dalam pelukan ayahnya..hanya pandangan cinta dan rasa memahami yang dalam atas keadaan... Pandangan binar anak itu memberi saya sinar dihati saya...di hati yang seringkali 'tergores' kehidupan...bahwa memang ada cinta tulus di dunia ini...yang menghargai...mengerti..indah... Di dalam hati saya ingin sekali saya memeluk ayah dan anak itu....sungguh...ingin saya curah kan pada mereka...cinta..kepedulian dan rasa hormat saya pada kasih sayang yang begitu lembut membelai hati... Allah Maha Penyayang..Subhanallah Ya Rab..
0 Comments:
Post a Comment
<< Home